FENOMENA golput ternyata tidak hanya menjadi bahan diskusi dikalangan elit politik saja. Mahasiswa kini juga telah menjadikan golput sebagai isu yang cukup menarik untuk didiskusikan. Siang ini (12/02) sekitar pukul 14.00, badan eksekutif mahasiswa universitas mulawarman mengadakan diskusi yang mengambil tema “golput!pantaskah?. diskusi yang dihadiri sekitar 40 mahasiswa ini, berlangsung di open resto universitas mulawarman. widya, pelaksana tugas mentri sospol menegaskan bahwa acara ini sengaja mengambil tema golput karena dalam dua bulan kedepan akan diadakan pemilu. “kami ingin memberikan pencerdasan politik bagi mahasiswa unmul. kami ingin mahasiswa bisa menposisikan dirinya sebagai kaum intelektual”tambahnya.Diskusi yang dimotori oleh departemen social politik menghadirkan sugeng hariadi. Seorang pengamat politik Kalimantan timur.
Dalam diskusi yang berlangsung interaktif ini, sugeng menjelaskan bahwa ada beberapa penyebab seseorang memilih golput. Pertama, karena penamaan golput dianggap menjadi hal yang positif bagi masyarakat. Golput diidentikkan dengan golongan suci. Kedua, parpol ternyata tidak risau dengan adanya golput karena menggunakan system suara terbanyak. Bukan target perolehan sehingga berapapu yang diperoleh, yang terbanyak itulah yang menang tanpa ada batasan minimal. Ketiga, tidak ada pelarangan didalam undang-undang pemilu tentang golput. Keempat, adanya perbedaan presepsi antara parpol dan pemilih.
Selain memberikan alasan ternjadinya goput. Jebolan oxford university ini juga memberikan beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menekan tinggkat golput. Solusi yang pertama adalah agar adanya aturan yang mengatur tentang jumlah perolehan suara, yang kedua agar caleg-caleg yang mencalonkan dirinya harus benar-benar memiliki kapabilitas yang kuat. Dan yang terakhir adalah parpol harus memperbaiki system kaderisasi mereka. Kalau ketiga hal diatas mampu dipenuhi maka angka golput insyaallah akan menurun.
Disinggung tentang dampak fatwa mui yang mengharamkan golput, alumnus unmul ini mejeleskan bahwa Diakui atau tidak pemilu tetap berjalan..
Dinanti atau tidak matahari tetap terbit dan menjadi golpu ataupun tidak pemilu akan tetap berjalan. Ini adalah hal yang pasti seperti kepastian terbitnya matahari dipagi hari. Jadi yah silahkan ambil peran kalian.(sm)
Kamis, 12 Februari 2009
Golput! Pantaskah? (Diskusi rutin dept. social dan politik BEM UNMUL)
Sabtu, 13 Desember 2008
Lomba Mading Tiga Dimensi di Kampus UNMUL Pahlawan
Sudah menjadi agenda tahunan mahasiswa program studi bahasa Inggris Universitas Mulawarman,setiap angkatan diharuskan mengadakan even atau acara, sebagai bentuk aplikasi dari mata kulia business management. Tidak terkecuali mahasiswa bahasa inggris angkatan 2006. Kali ini mereka mengadakan even yang menurut informasi belum pernah diadakan oleh angkatan sebelumnya. Even tersebut adalah lomba mading tiga dimensi sesamarinda.
Lomba yang diadakan sabtu kemarin (13/12) dimulai pukul 09.00 dan berakhir pada pukul 16.00 sore itu juga. Kegiatan yang dilaksanakan sehari ini paling tidak diikuti sebanyak sekolah menengah atas. Tujuan dari pelaksanaan acara ini sendiri menurut Rahmat Dijaya selaku ketua panitia adalah sebagai bentuk aplikasi ilmu yang telah mereka dapatkan pada mata kulia bussiness management. Selain itu dia juga menambahkan bahwa dengan cara seperti ini mereka ingin membantu adik-adik yang masih duduk di sma mengembangkan bahasa inggris mereka. "maksud kegiatan ini agar adik-adik kami di sma bisa mengembangkan kemampuan bahasa inggris mereka. Karena itu, semua mading isinya menggunakan bahasa inggris." Ungkap ketua panitia yang akrab disapa jaya. Terkait konsep acara yang mereka gunakan, jaya menjelaskan bahwa masing-masing peserta lomba dipersilahkan mempresentasikan tentang mading yang diangkat, dan tentu saja siswa yang mempresentasikan madingnya diwajibkan menggunakan bahasa inggris. Ditanya soal besaran dana yang disediakan untuk hadiah, jaya hanya tersenyum dan mengatakan bahwa ini rahasia perusaahan mas. Tapi sampean bisa melihat beberapa tropi dan bingkisan yang sudah kami pajang disana. Katanya sambil menunjuk meja yang diatasnya berjejer beberapa tropi dan bingkisan. Oh iya mas, kami juga membagikan doorprice kepada peserta yang menjawab pertanyaan panitia dengan bernar. Tambahnya.(mn)
Jumat, 12 Desember 2008
HARI ANTI KORUPSI DAN HAM BERSAMA BEM SE-UNMUL
Sekitar pukul 16.30 kamis sore, Puluhan mahasiswa ber almamater kuning dan sebagian menggunakan jaket lembaga kemahasiswaan berkumpul di perempatan lembuswana. Salah seorang dari mereka membawa pegeras suara berwarna putih atau yag biasa di sebut megaphone atau toa, dan yang lain membawa bendera berlogo. Kain berwarna hitam bertuliskan "usut tuntas kasus korupsi dan pelanggaran ham”, terpampang sekitar 4 meter ditengah-tenah kerumunan mahasiswa yang berada ditengah-tengah perempatan jalan tersebut.
Di sisi kiri dan kanan jalan juga tampak puluhan mahasiswi yang didominasi oleh mahasiswi berjilbab. Beberapa diantara mereka membawa karton yang juga bertuliskan peringatan untuk menjauhi prilaku korup dan menghormati hak asasi manusia. Dan yang lain tampak membagi-bagikan selebaran kertas putih yang biasanya berisi tentang maksud aksi yang mereka lakukan.
Lalu lintas kendaraan yang mulai tidak teratur rupanya tidak menyurutkan niat mereka untuk terus berorasi secara bergantian. Sesekali mereka bernyanyi, bahkan beberapa diantara mereka ada yang bernyanyi sambil berloncat-loncat meneriakkan suara rakyat.
Tak lama kemudian, 3 mahasiswa yang berpenampilan berbeda dari yang lain, memperagakan sesuatu. Rupanya mereka sedang melakukan tetrikal yang menggambarkan lemahnya pemerintah menangani kasus-kasus korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia.
Setelah melakukan orasi dan teatrikal, mahasiswa yang memegang megaphone tadi menginstruksikan ke paserta aksi untuk hening sejenak. Tak begitu jelas apa yang mereka lakukan, tapi dari kejauhan mereka terlihat sedang menyanyikan sebuah lagu untuk para pejuang yang telah gugur dimedan perang.
Akirnya Aksi yang dilakukan mahasiswa yang menamakan diri mereka badan eksekutif mahasiswa seluruh universitas mulawarman berakhir sekitar pukul 17.30 sore. Saya tahu aksi yang mereka lakukan itu adalah aksi dalam rangka memperingati hari anti korupsi sedunia dan hari hak asasi manusia. Semoga amal ibadah mereka tidak sia-sia. Semangat dan teruslah melakukan perubahan…(mn)
Senin, 08 Desember 2008
BEM FKIP UNMUL Buka Rekruting Tahap II
Rencana Rekruting tahap ke dua pengurus bem fkip unmul periode 2008-2009 bakal benar-benar direalisasikan. hal ini sesuai dengan kesepakatan rapat pengurus harian yang juga mengacu pada program kerja departemen kaderisasi dan pengembangan potensi mahasiswa Dept. KPPM) beberapa hari yang lalu. pendaftaran akan dibuka pada tanggal 11 - 20 Desember. kemudian dilanjutkan dengan interview selama tiga hari dan pengumuman hasil seleksi pada tanggal 1 januari 2009.
pengurus yang diterima berjumlah sekitar 22 anggota yang akan didistribusikan ke 4 departemen.
Departemen Kaderisasi dan pengembangan potensi mahasiswa (KPPM) akan menerima 5 anggota baru. sementara Departemen pendidikan dan kajian strategi (Dikstart) akan menerima 5 anggota baru. departemen kemahasiswaan akan menerima 6 anggota baru dan departemen jaringan dah hubungan masyarakat (jarhumas) juga akan menerima 6 anggota baru.
mengenai hal-hal yang lebih teknis,silahkan menhubungi pengurus bem fkip dept.KPPM. thanks
MUSWIL IMAKIPSI Bakal Diadakan di UNMUL

Musyawarah wilayah (MUSWIL) Ikatan Mahasiswa Keguruan dan Ilmu Pendidikan Seluruh Indonesia (IMAKIPSI) untuk wilayah Kalimantan, insyaallah dalam waktu dekat ini akan diadakan di Kalimantan Timur Universitas Mulawarman. Wakasekjen Imakipsi wilayah Kalimantan Syamsumarlin menargetkan pada bulan Februari kegiatan ini sudah harus selesai. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini harus segera dilaksanakan mengingat kesepakatan di kongres imakipsi yang diadakan di padang 2007 yang lalu, mengharuskan setiap pengurus wilayah mengadakan muswil secepat mungkin.
Hal ini dimaksudkan agar agenda-agenda lokal dan nasional yang telah disusun bisa segera direalisasikan.
Dari informasi yang diterima, Muswil Imakipsi ini akan diikuti oleh seluruh PTN dan PTS yang memiliki Fakultas Keguruan di Kalimantan. Lebih jauh mengenai persiapan, Syamsumarlin yang akrab disapa marlin menjelaskan sementara ini BEM FKIP UNMUL sebagai fasilitator sedang membentuk kepanitiaan. Karenanya konsep acara muswil nanti masih dirahasiakan. Insyaallah akan diinfokan keteman-teman konsep acara setelah disepakati diinternal panitia. Tapi insyaallah muswil nanti akan diawali Stadium general tentang pendidikan. Seperti muswil yang pernah diadakan di universitas lambungmangkurat beberapa tahun yang lalu.
Terkait kendala yang dihadapi, marlin mengatakan bahwa informasi alamat dan contact person universitas agak susah dicari pasalnya kami tidak memiliki alamat dan nomor yang bisa dihubungi. Karenanya jika teman-teman membaca info ini agar segera konfirmasi alamat dan nomor yang bisa dihubungi.(mn)
Selasa, 25 November 2008
BEM FKIP UNMUL GALANG DANA UNTUK KORBAN BANJIR
BANJIR yang melanda kota samarinda khususnya daerah Samarinda utara sejak 6 hari yang lalu, ternyata menyita perhatian serius masyarakat samarinda. Berbagai elemen masyarakat terlihat terjun langsung membantu korban. Baik dalam bentuk evakuasi korban dan barang-barang, pemberian sembako, pemberian makanan siap saji dan penggalangan dana. Tak terkecuali mahasiswa dari universitas mulawarman fakultas keguruan dan ilmu pendidikan (salah satu universitas negeri di samarinda). Sudah dua hari ini tepatnya hari senin(10/11) dan rabu(13/11), mereka melakukan penggalangan dana diperempatan juanda-air hitam. Kegiatan yang dimotori oleh BEM FKIP UNMUL ini dimulai pukul 16.15 wita, sampai 17.30 wita dengan jumlah personel sekitar 10 orang. Walaupun waktu mereka hanya sebentar sekitar 75 menit, tetapi mereka terlihat sangat gembira karena hasil yang mereka dapatkan cukup lumayan. Sekitar Rp.1.040.000 untuk hari senin dan Rp.1.400.000 untuk hari selasa. Saudara Eko Fulda sebagai kordinator penggalangan dana ini merasa cukup puas dengan hasil yang diperoleh padahal menurut dia, waktunya hanya sebentar. Ia juga menambahkan bahwa ini menjadi salah satu bukti kalau warga samarinda juga memiliki kecerdasan social yang tinggi.”saya merasa cukup puas karena waktu yang kami habiskan cukup sedikit tetapi hasilnya luar biasa. Ini bukti bahwa masyarakat samarinda cukup memiliki kecerdasan social yang tinggi”.kata eko. Ia menambahkan bahwa selain untuk social, penggalangan dana ini juga bertujuan keinginan mereka menunjukan kemasyarakat bahwa mahasiswa (aktivis) tidak hanya kerjanya demo dan demo tetapi juga kegiatan-kegiatan social lainya seperti sekarang yang mereka lakukan.(mn)
selengkapnya......
Senin, 24 November 2008
Banjir di Kampus FKIP Paling Parah
BANJIR yang menggenangi kota Samarinda sejak sekitar pukul 08.00 wita, terutama Samarinda Utara yang juga berimbas pada Universitas Mulawarman. Kampus negeri terbesar di Kalimantan Timur ini yang kebetulan berlokasi di Samarinda Utara Jl Gunung Kelua juga Tergenang air. Sejumlah fakultas yang ada di universitas ini terpaksa menghentikan aktivitas perkuliahannya. Salah satu mahasiswa FKIP yang sempat kami wawancarai mengaku diliburkan oleh dosennya karena alasan kelas yang biasa mereka gunakan juga
ikut tergenang air. Walau demikian, ia mengaku tetap melaksanakan perkuliahan tetapi hanya diberi tugas oleh dosennya.”kami libur sementara waktu karena kelas kami tergenang air. Tapi kami tetap diberi tugas oleh dosen kami,” ungkap samsudin mahasiswa jurusan biologi angkatan 2006.
Dari pantauan kami, Kampus yang tergenang air diantaranya Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan FPIK), Fakultas Kesehatan Masyarakat (KESMAS), Fakultas TEKNIK dan yang paling parah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), ketinggian air melewati lutut orang dewasa. Sedangkan di kampus yang lain hanya mencapai lutut.(mn)
selengkapnya......Banjir Juga Hambat Aktifitas Mahasiswa
Beberapa program kerja yang seharusnya mereka jalankan terpaksa ditunda karena lokasi yang biasa mereka pakai untuk kegiatan juga ikut tergenang air.
“Biasanya kami menggunakan Microteaching, tapi karena banjir, terpaksa agenda kami tunda sementara. tapi tidak semua. Bahkan bukan hanya tempat acara saja tergenang air, tetapi juga sekretariat kami,” ungkap Marlin, Ketua BEM FKIP yang juga berstatus sebagai mahasiswa jurusan Bahasa Inggris angkatan 2005.
Dari pantauan kami, sekretariat BEM FKIP yang berada tepat di pinggir Jl Penajam ini, ternyata memang masih tergenang air.(mn)